APY dan APR sebenarnya beda di mana
Singkatnya: APR adalah bunga per tahun tunggal tanpa bunga majemuk, APY adalah bunga per tahun majemuk yang sudah memasukkan bunga berbunga. Saat bunganya sama, makin rajin reinvestasi, makin tinggi APY dibanding APR.
Apa itu APY, dan bedanya dengan APR ada di kata "bunga majemuk"
Memahami beda APY APR adalah syarat untuk membaca halaman earn mana pun dan untuk menjernihkan soal cara hitung imbal hasil per tahun. Pertama jawab dulu apa itu APY: APR dan APY menggambarkan dua cara hitung dari bunga yang sama, satu-satunya pembedanya adalah memasukkan bunga berbunga atau tidak.
APR kepanjangannya Annual Percentage Rate, yaitu bunga per tahun tunggal. Ia mengasumsikan bunga yang kamu dapat dibiarkan diam, dan hanya pokok awal yang berbunga. APR 10% artinya setahun kemudian pokokmu bertambah 10%, lugas, tanpa memperhitungkan bagian bunga yang berbunga lagi selama periode itu.
APY kepanjangannya Annual Percentage Yield, yaitu bunga per tahun majemuk (definisi APY menurut Investopedia). Ia memasukkan hal "bunga juga ikut berbunga" — bunga yang kamu dapat tiap interval (tiap hari, tiap minggu) ditambahkan kembali ke pokok untuk terus bergulir. Jadi dengan bunga nominal yang sama, APY mencerminkan imbal hasil yang benar-benar kamu terima setelah bunga berbunga.
Satu contoh kecil 10%
Mengubah definisi abstrak jadi angka paling intuitif. Misalkan bunga nominal per tahun 10%, pokok 1000 USDT, lihat selisih setahun kemudian dengan frekuensi reinvestasi berbeda.
| Cara hitung / frekuensi reinvestasi | Pokok + bunga setahun | Bunga setara per tahun |
|---|---|---|
| APR (tunggal, tanpa reinvestasi) | 1100.0 USDT | 10.00% |
| Reinvestasi sebulan sekali | 1104.7 USDT | ≈10.47% |
| Reinvestasi harian (APY) | 1105.2 USDT | ≈10.52% |
Sama-sama bunga nominal 10%, APY dengan reinvestasi harian sekitar 10,5%, dan setengah poin lebih daripada APR tunggal itu seluruhnya berasal dari "bunga juga ikut berbunga". Makin besar pokoknya, makin lama waktunya, dan makin sering reinvestasi, makin jelas selisih ini. Inilah juga kenapa saat promosi orang suka memakai APY — ia terlihat lebih tinggi, tapi dengan syarat bunganya memang di-reinvestasi.
Mau lihat berapa hasil bunga majemuk bergulir di pokokmu sendiri? Earn fleksibel Binance Simple Earn dan OKX Earn bisa setor mulai dari beberapa USDT, jajal bunga majemuk dengan nominal kecil dulu. Daftar Binance isi BNB2628, OKX isi OK2628 untuk diskon biaya — ke Binance / ke OKX.
Yang kamu lihat di halaman bursa itu yang mana
Earn fleksibel di bursa resmi seperti Binance dan OKX, di halamannya kebanyakan menandai APY mengambang atau "bunga acuan per tahun". Dua kata kunci perlu diperhatikan: pertama "mengambang", menandakan angka ini berubah tiap hari mengikuti permintaan dan pasokan pool dana, hari ini 4%, besok 3,6% itu normal, bukan janji yang terkunci; kedua "acuan", menandakan ia diperkirakan dari kondisi saat ini, dan tak berarti kamu pasti dapat penuh. Produk terkunci sering mengunci satu tingkat bunga saat kamu subscribe, jadi relatif pasti.
Satu disiplin yang berguna: saat membandingkan produk berbeda, acuannya harus seragam. Jangan langsung membandingkan besar-kecilnya produk berlabel APR dengan produk berlabel APY, itu sama dengan membandingkan tunggal dengan majemuk, dan otomatis merugikan. Kalau tak jelas, konversikan dulu bunga nominal dan frekuensi reinvestasi ke satu acuan yang sama, baru bandingkan.
Pertanyaan umum
Mana yang lebih tinggi, APY atau APR?
Dengan bunga nominal yang sama dan bunga yang akan di-reinvestasi, APY sama dengan atau lebih tinggi dari APR. APR adalah bunga tunggal tanpa bunga majemuk, APY sudah memasukkan bunga berbunga, jadi makin sering reinvestasi, makin tinggi APY dibanding APR; keduanya baru sama kalau setahun hanya diselesaikan sekali tanpa reinvestasi lagi. Dengan bunga nominal yang sama 10%, APY dengan reinvestasi harian sekitar 10,5%.
Kenapa halaman menulis APR tapi yang diterima APY?
Kalau produk otomatis me-reinvestasi bunga kembali ke pokok, yang benar-benar kamu terima adalah APY setelah bunga majemuk, sementara halaman kadang hanya menandai APR nominal (tunggal). Sebaliknya, saat promosi orang suka menandai APY karena terlihat lebih tinggi — tapi itu dengan syarat bunganya benar-benar di-reinvestasi. Memperjelas apakah produk otomatis me-reinvestasi dan angka mana yang ditandai membuat penilaianmu atas imbal hasil tak melenceng.
Bagaimana cara mengonversinya?
Konversi tergantung frekuensi reinvestasi n (berapa kali reinvestasi per tahun): APY ≈ (1 + APR ÷ n) pangkat n − 1. Reinvestasi harian n=365, bulanan n=12. Cara teraman membandingkan produk berbeda adalah menyeragamkan acuannya: sama-sama lihat APR, atau sama-sama lihat APY, jangan langsung membandingkan angka tunggal dengan angka majemuk, karena itu otomatis merugikan.
Peringatan risiko
APY/APR di halaman kebanyakan nilai acuan yang mengambang, bukan imbal hasil yang terkunci. Harga aset kripto sangat bergejolak, produk earn tak menjamin pokok, dan dalam kondisi ekstrem platform, smart contract, dan harga koin semua bisa membuatmu kehilangan sebagian bahkan seluruh modal. Artikel ini untuk pembelajaran, bukan nasihat investasi.
Pakai bunga majemuk pada bunga yang kamu pahami
Setelah paham APY dan APR, langkah berikutnya adalah membiarkan bunga majemuk bekerja untukmu. Kami sendiri memakai Binance dan OKX: daftar Binance isi kode undangan BNB2628, OKX isi OK2628, biayanya ada diskon. Mulai dari nominal kecil yang sanggup kamu relakan.